Master Agen Judi Dendam Bosnia Terbatasi Kualitas Pemain
Master Agen Judi yang menyajikan berita tentang dendam Bosnia terbatasi kualitas pemain. Secara jujur, kubu Bosnia-Herzegovina mengakui bahwa Portugal merupakan rival yang paling dihindari di babak play-off Euro 2012 ini. Maklum, trauma kegagalan melangkah ke Piala Dunia 2010 setelah kalah dari lawan yang sama masih membekas di hati negara pecahan Yugoslavia tersebut.
Setelah terus menuai kegagalan menembus pentas akbar sepak bola pascamerdeka dari Yugoslavia di tahun 1992, babak play-off dua tahun lalu membuka peluang Bosnia menjalani debut. Namun, dua gol Bruno Alves dan Raul Meireles di Lisabon dan Zenica pada 14 dan 18 November 2009 membuyarkan impian Zmajevi alias Pasukan Naga.
“Kami tak mendapatkan keberuntungan kala itu, tapi sekarang kami punya peluang balas dendam,” ujar Edin Dzeko, bomber Bosnia yang sedang on-fire bersama Manchester City, seperti dikutip dari situs resmi UEFA.
“Saat melawan Prancis, keberuntungan juga menjauhi kami. Mungkin justru Portugal yang akan menjadi tiket kami menuju Euro 2012,” lanjut eks striker Hoffenheim tersebut.
Komentar Dzeko boleh jadi hanya pemanis di mulut, atau sebatas pemompa semangatrekan-rekannya. Pada kenyataannya, di 1st leg yang mentas di Stadion Bilino Polje, Jumat (11/11), Bosnia harus kehilangan tiga pilar lini belakang. Mensur mujdza terlilit cedera, sedangkan Boris Pandza dan Sasa Papac menerima sanksi sekali tampil akibat akumulasi kartu kuning.
Meski ketiganya bisa dimainkan pada 2nd leg di Lisabon, empat hari berselang, pelatih Safet Susic tetap memandang sulit lawatan Portugal. “Akan sangat sulit menyusun lini pertahanan di laga pertama karena keterbatasan pemain. Meski begitu, telah terbukti di partai-partai terakhir bahwa kami adalah tim yang ulet,” kata Susic.
Guna mengakalinya, Susic sampai harus memanggil kembali Sanel Jahic asal klub APOEL Nicosia dan pemain Hamburg Muhamed Besic. Pelatih yang sempat diancam bakal dibunuh menyusul hasil buruk di awal kariernya itu juga menegaskan bahwa kiper veteran, Asmir Begovic, akan berdiri di bawah mistar.
Portugal jelas berada sedikit di atas angin. Kendati demikian, pelatih Paulo Bento ogah bersikap takabur. “Bosnia adalah lawan yang harus mendapat respek layaknya tim lain. Karena itu, kami harus menganalisis kekuatan mereka, baik secara individual maupun kolektif,lalu mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk mendapatkan target lolos,” ujar Bento di TSF.
Dalam partai bersistem dua leg, apa pun bisa terjadi. Yang jelas, Bosnia harus menjaga gawang Begovic steril gol agar target tampil dengan kekuatan penuh pada lawatan ke Lisabon bisa tergapai. Akan tetapi, performa ciamik Cristiano Ronaldo, yang sudah mencetak 17 gol bagi Real Madrid di musim 2011/12 dan mengoleksi 5 gol buat Seleccao di 2011, membuat Bosnia berada dalam ancaman hebat.
Categories: Euro Cup Tags:


